![]() |
| (ilustrasi) |
SURABAYA-Pengurus
Wilayah Nahdlathul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengutuk penebar ancaman bom yang
ditujukan pada dua hotel ternama di Surabaya.
"Jelas kami mengutuk orang-orang yang menebar ancaman, membuat
kerisauan masyarakat," kata Wakil Tanfidziyah PWNU Jatim Abdurrahman Navis
Selasa (24/11) siang.
Di
ketahui melalui faks yang diterima manajemen Hotel JW Marriot dan Hotel
Sangrila, Senin (23/11) sore, pelaku yang mengatasnamakan Dani menuliskan akan
melakukan peledakan di dua hotel tersebut. Sasarannya adalah warga asing
terutama Amerika Serikat. Diterangkan Dani hal itu dilakukannya karena Amerika
dianggap telah banyak membunuh warga Muslim.
Selain
itu dalam pesan pembukannya dia pun menginformasikan kepada masyarakat akan
kehadiran kelompok Islamic
State Iran and Syria (ISIS) yang disebutnya telah menyebar di Jawa
Timur. Navis berharap aparat kepolisian menindak tegas pelaku penebar
ancaman tersebut.
"Kita
harus berhati-hati, jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang berusaha
mengadudomba. walaupun itu iseng harus ditindak oleh yang berwenang, motifnya
dan tujuanya apa," tuturnya. (rol)
