Mohtar Umamit
dipastikan akan menjadi penjabat bupati Kepulauan Sula. Kepastian itu menyusul Kepala
Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Maluku Utara kabarnya telah disetujui
Mendagri, Tjahjo Kumolo. Sesuai informasi, SK Mochtar telah ditanda tangani
Mendagri, Senin (2/11).
Wakil Ketua I DPRD Malut Ikram Haris mengaku
dirinya telah mendapat
informasi langsung Mendagri, bahwa SK penjabat bupati Sula Mohtar Umamit sudah
ditanda tangani. "SK penjabat bupati Sula sudah ditandatangani tadi
(kemarin) oleh Pak Mentri, dan Tidore sementara diproses karena usulannya masuk
paling belakangan," jelas Ikram.
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, dengan kepastian itu, maka Mohtar saat
ini tinggal menunggu pelantikan. Dan pelantikan dimungkinkan dilaksanakan dalam
waktu dekat sebelum SK penjabat walikota Tidore Kepulauan
ditandatangani Mendagri.
“Pelantikan penjabat bupati Sula tanpa menunggu SK penjabat walikota Tidore keluar,”
jelasnya.
Terpisah, Mohtar Umamit dihubungi via
telepon
malam tadi, mengaku
telah mendapat kabar dirinya dipilih Mendagri sebagai penjabat bupati Kepsul. Namun ia mengaku
belum mendapat
informasi resmi dari biro pemerintahan, sekertariat daerah Maluku Utara. "Kalau secara resmi institusi belum,
artinya kalau isu beredar yah, ada informasi seperti itu. Tapi mengenai kapan
pelantikan, secara resmi belum disampaikan, biar kita buat persiapan," ujar
Mohtar.
Sumber Seputar Malut mengungkapkan pengusulan caretaker kota Tidore
Kepulauan juga sudah disampaikan ke Kemendagri. Namun belum diketahui siapa
yang akan disetujui menjadi caretaker dibawah kaki gunung Kie Matubu ini. Meski
demikian sumber itu menyebut, Nirwan MT
Ali yang kini menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) berpeluang
menjadi caretaker walikota Tidore. "Kalau Sula sudah jelas Mohtar Umamit,
sedangkan Tidore Nirwan MT Ali dipastikan menjadi penjabat walikota,” katanya. (din)