KPU Pusat : Penyelenggara Curang Dipecat

Diposting oleh On Monday, November 30, 2015


Arif Budiman, anggota KPU Pusat

TERNATE-Anggota Komisi Pemlihan Umum (KPU) Pusat, Arif Budiman mengancam akan memecat penyelenggara dibawahnya yang melakukan kecurangan Pilkada. KPU dan seluruh jajaran dibawahnya jangan coba-coba melakukan kecurangan karena sekarang mudah diketahui. “Sekarang hasil Pilkada sulit diakses, sekarang menjadi gampang dan mudah diakses publik, jadi jangan main-main,” kata Arif kepada wartawan usai rapat koordinasi di Bela Hotel Internasional, (28/11).
Budiman mengatakan ada beberapa mekanisme yang diperbaiki dalam perolehan hasil Pilkada untuk diakses publik. Formulir C1 discan diapload. “Saya ingatkan penyelenggara pemilu mulai KPPS, PPK dan KPU kabupaten/kota, jangan coba-coba curang, karena nada curang sangat gampang diketahui. Dulu susah, sekarang gampang dilacak,” tegasnya.

Ia mencontohkan, apabila masyarakat yang mengecek langsung di website dan menemukan data tidak sesuai atau berubah, akan diprotes melalui website. “KPU bangun Pilkada tidak hanya berkualitas tapi juga integritas,” jelasnya. Selain penyelenggara, Arif juga mengingatkan peserta Pilkada, apabila melakukan kecurangan akan mudah diketahui, karena perangkatnya sudah dikembangkan sehingga akan diketahui.
Mulai dari tahapan pemungutan dan perhitungan suara dituangkan dalam form C1 dan selanjutnya dibawa ke KPU untuk scan. Sementara rekapan manual tetap berjalan sesuai perintah UU. “Kalau ada perubahan di kecamatan atau kabupaten langsung ketahuan,” tegasnya. Selain itu, keberatan saksi kepada penyelenggara melalui beberapa tahan, mulai peringatan hingga pemecatan. “Beberapa daerah yang bermasalah seperti Halmahera Barat terkait batas wilayah administrasi akan kita konfirmasi Kementerian Dalam Negeri karena itu bukan kewenangan KPU,” jelasnya. (jun)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »