![]() |
| (ilustrasi) |
TERNATE-Seorang
gadis asal Kendari, Sulawesi Tenggara bernama Wulandari (22), nyaris mengakhiri
hidupnya dengan jalan pintas di Benteng Toloko, Kelurahan Sangaji Utara, Kota
Ternate Maluku Utara. Wanita ini nekad bunuh diri dengan cara melompat dari
benteng peninggalan Portugis itu, lantaran seorang temannya menjualnya kepada seorang
pria yang sudah berkeluarga di Ternate dengan iming-iming dibayar Rp 50 juta, dibiarkan sendirian selama lima
hari di Ternate tanpa kejelasan.
Meski begitu, upaya bunuh didi
janda muda yang diketahui beranak satu itu digagalkan warga sekitar.
Sebelumnya, wanita asal Kendari ini pernah melakukan aksi yang sama disalah
satu rumah sakit di kota Ternate. Aksi nekad Wulandari itu terjadi pukul 22.00
Wit Jumat (27/11) malam. Ia mencoba melompat dari ketinggian di atas tembok
bagian timur, menyita perhatian warga sekitar lingkungan benteng Toloko dan
Dufa-dufa.
Hariyanto Jou, seorang warga
Kelurahan Sangaji yang juga sebagai saksi mengatakan, aksi nekat wanita
ini di ketahui saat dirinya sedang nongkrong dan melihat seorang wanita yang
sedang berdiri di atas benteng dan menelepon sambil menangis. "Saya
berusaha mendekat tapi dia (Wulandari) bilang kalau kalian dekat akan saya
loncat," ancam Wulan sebagaimana dituturkan Hariyanto.
Informasi yang berhasil dihimpun
menyebutkan, perempuan asal Kendari ini datang di Kota Ternate karena dipesan oleh
seorang temannya yang ingin menjual dirinya kepada seorang pria yang sudah
berkeluarga dengan bayaran Rp50 juta. Namun di Ternate, Wulan ditinggalkan
begitu saja. Sementara Wulanadari sudah lima berada di Ternate.
Kapolsek Ternate Utara, AKP Fitra
Zuwanda saat dikonfirmasi mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan
langsung diserahkan ke Mapolres Ternate. "Saat itu, kita bawa ke Polres,"
singkat Fitra seraya meminta agar hal ini dikonfirmasi langsung dengan Polres.
Tapi Kepala unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) shif 'b' Ipda Inrayono
saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan dan berusaha menutupi kasus ini dengan
alasan kasus ini tidak dilaporkan secara resmi.
Ditempat
terpisah, Kasubag Humas Polres Ternate, Iptu Siswanto saat dikonfirmasi Minggu
(29/11) kemarin mengatakan, wanita yang dikabarkan nyaris bunuh diri itu sudah
dipulangkan sebab dalam aksi itu tidak ditemukannnya unsur pidana. "Sudah
di pulangkan karena tidak ditemukan unsur pidana," kata Siswanto singkat. (zs)
