Dokter RSUD Telantarkan Pasien

Diposting oleh On Tuesday, November 24, 2015



TERNATE,beritalimamenut-Pasien Rumah Sakit Umum Daearah (RSUD) Chasan Boesorie Ternate mengeluh dengan pelayanan. Pasien yang kini terbaring di RSUD ditelantarkan tanpa pelayanan dokter. Asma, warga kelurahan Fitu yang dirawat di ruang syaraf mengaku sudah tiga hari tak dilayani dokter. Sementara penyakit yang dideritanya kian hari tambah parah. Asma hanya dilayani perawat dengan memberikan obat pereda biasa.
Gamar kakak kandung Asma, Senin (23/11) mengatakan penyakit yang diderita adiknya adalah penyakit otak yang belum diketahui kejelasanya karena belum diperiksa dokter. Keluarga takut jika Asmah mengalami gangguan jiwa, karena saat ini kondisinya sudah berbeda jauh. Asmah sering berbicara yang tidak dimengerti keluarganya.
“Kita khawatir kondisi Asmah, takutnya jangan sampai masuk rumah sakit  petugas hanya lihat-lihat saja. Kita minta RSUD perintahkan dokter untuk ambil tindakan, karena sudah cukup parah kondisi Asmah,“ pinta Gamar.
Gamar mengaku telah meminta nomor telepon dokter ruang saraf untuk memeriksa kondisi Asma, namun nomor dokter yang diberikan salah satu petugas RSUD di ruang saraf tidak diangkat. SMA pun tak direspon dokter ruang saraf. Keluarga Asma berharap ada tindakan medis pihak RSUD.
“Domng kase dokter pe nomor telepon ulang-ulang tidak pernah angkat, sms juga tidak ada respon.  Kalau kita tahu seperti ini tidak perlu dibawa ke rumah sakit, karena kita disini sakit, kalau masalah internal RSUD kita sebagai pasien tidak tahu. Sebagai pasien kita punya hak dilayani,” semprot Gamar emosi.
Asma kini masih terbaring di ranjang RSUD dengan pelayanan seadanya, kebiasaan menelantarkan pasien juga bukan kali ini dilakukan pihak RSUD. Beberapa waktu lalu, dialami oleh sejumlah pasien cuci darah diruang Hemodealisa. mereka mengeluh tidak ada pelayanan dengan alasan kehabisan alat, namun itu tidak menjadi perhatian pihak RSUD Chasan Boesorie Ternate. (can)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »