TERNATE,beritalimamenut-Pasien Rumah
Sakit Umum Daearah (RSUD) Chasan Boesorie Ternate mengeluh dengan pelayanan.
Pasien yang kini terbaring di RSUD ditelantarkan tanpa pelayanan dokter. Asma,
warga kelurahan Fitu yang dirawat di ruang syaraf mengaku sudah tiga hari tak
dilayani dokter. Sementara penyakit yang dideritanya kian hari tambah parah.
Asma hanya dilayani perawat dengan memberikan obat pereda biasa.
Gamar kakak kandung Asma, Senin (23/11)
mengatakan penyakit yang diderita adiknya adalah penyakit otak yang belum
diketahui kejelasanya karena belum diperiksa dokter. Keluarga takut jika Asmah
mengalami gangguan jiwa, karena saat ini kondisinya sudah berbeda jauh. Asmah
sering berbicara yang tidak dimengerti keluarganya.
“Kita khawatir kondisi Asmah, takutnya
jangan sampai masuk rumah sakit petugas
hanya lihat-lihat saja. Kita minta RSUD perintahkan dokter untuk ambil
tindakan, karena sudah cukup parah kondisi Asmah,“ pinta Gamar.
Gamar mengaku telah meminta nomor
telepon dokter ruang saraf untuk memeriksa kondisi Asma, namun nomor dokter
yang diberikan salah satu petugas RSUD di ruang saraf tidak diangkat. SMA pun
tak direspon dokter ruang saraf. Keluarga Asma berharap ada tindakan medis
pihak RSUD.
“Domng kase dokter pe nomor telepon
ulang-ulang tidak pernah angkat, sms juga tidak ada respon. Kalau kita tahu seperti ini tidak perlu
dibawa ke rumah sakit, karena kita disini sakit, kalau masalah internal RSUD
kita sebagai pasien tidak tahu. Sebagai pasien kita punya hak dilayani,”
semprot Gamar emosi.
Asma kini masih terbaring di ranjang
RSUD dengan pelayanan seadanya, kebiasaan menelantarkan
pasien juga bukan kali ini dilakukan pihak RSUD. Beberapa waktu lalu, dialami
oleh sejumlah pasien cuci darah diruang Hemodealisa. mereka mengeluh tidak ada
pelayanan dengan alasan kehabisan alat, namun itu tidak menjadi perhatian pihak
RSUD Chasan Boesorie Ternate. (can)