Ansar Tepis Pelantikan Caretaket Walikota Tikep

Diposting oleh On Saturday, November 07, 2015

Meskipun wakil gubernur Maluku Utara M Natsir Thaib memastikan, agenda pelantikan penjabat walikota Tidore Kepulauan (Tikep) pada Senin 9 November 2015 mendatang oleh gubernur Abdul Gani Kasuba, menyusul masa jabatan walikota Tikep Ahmad Mahifa dan wakil walikota Hamid Muhamad akan berakhir pada 8 November 2015, namun pernyataan itu ditepis Kepala Biro Pemerintahan Ansar Daaly.
Ansar mengaku, agenda pelantikan cariteker walikota Tikep belum di agendakan pada Senin mendatang. Sebab katanya, hingga kini Surat Keputusan (SK) cariteker Walikota Tikep belum dikantongi Pemprov Malut. "Kalau sudah ada agenda pelantikan, pasti saya sudah kasih informasi. Tapi sejauh ini belum ada SK," ungkapnya via henpone Jumat (6/11).

Dijelaskan, pengusulan tiga nama caretaker walikota Tikep ke Mendagri  yakni Nirwan MT Ali, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD), Ramli Umanailo, asiten 1, dan kepala Biro Pemerintahan Ansar Daaly. Dari tiga nama yang diusulkan, kabarnya nama Nirwan MT Ali menguat menjadi caretaker Walikota Tikep. Namun Nirwan membantah. "Informasih saya dilantik itu tidak benar," katanya.
Ia mengaku, meski namanya menguat, nanti ia belum dapat mengetahui. “Nanti dilihat pada waktunya, siapa yang akan dilantik menjadi caretaker walikota Tikep. Apakah saya atau pejabat lain yang dilantik,” ujarnya. 
Sementara di kota Tidore, Gerakan Pemuda Ansor dan Pemuda Muhammadiyah mendukung Nirwan menjadi penjabat walikota. Ormas pemuda NU dan Muhammadiyah ini, menilai, Nirwan merupakan sosok yang tepat mengisi kekosongan jabatan pasca H. Achmad Mahifa. “Ada sejumlah pertimbangan, satu diantaranya adalah netralitas pemilihan Walikota dan wakil Walikota Tidore,” kata Amir Tomawonge, wakil Ketua GP Ansor Kota Tidore Kepulauan.
Selain  itu, Amir mengaku, Nirwan memiliki kemampuan komunikasi dengan semua orang, ini penting untuk membangun stabilitas politik dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di Tidore. Dia yakin Nirwan akan diterima dengan baik karena komunikatif dan merakyat. “Dia sosok yang merakyat, paham kebutuhan masayarakat. Kita butuh sosok muda yang netral dan berpengalaman dalam dunia birokrasi untuk mengisi kekosongan ini. Jadi Ansor mendukung Nirwan menjadi carateker,” tandasnya.
Sementara Ketua Pemuda Muhammadiyah, M. Hafids Ismail mengaku, Nirwan menjadi caretaker perlunya diberikan apresisasi, sebab dia menilai Nirwan mampu menjaga stabilitas pemerintahan yang begitu lama terpelihara dimasa kepemimpinan H. Achmad Mahifa. Selain itu dia berharap kehadiran Nirwan dapat menjaga sejumlah preastasi yang telah dicipatakan pemerintah Kota Tidore Kepulauan.
“Carakteker yang nantinya masuk Tidore diharpakan menjaga stabilitas pemerintahan demi mewujudkan pemerintahan yang baik. Jadi 8 November tampuk kepemimpinan Tidore tidak boleh kosong, entah harus adanya carateker ataupun pejabat walikota yang mengisi kekosongan ini,” harapnya. (din/pul)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »