TERNATE-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
berhasil menjaring 10 siswa tingkat SMP dan SMA/SMK Kota Ternate yang sedang pesta
minuman keras dan mesum. Puluhan siswa tersebut tertangkap basah petugas yang
turun melakukan penyergapan di indekos Oby, Kelurahan Jati Metro, Kecamatan
Ternate Tengah, Rabu (9/11) malam.
"Sebanyak 10 siswa SMP dan SMA/SMK
berhasil kita jaring, ketika mereka asyik pesta minuman keras dan mesum di
indekos Oby,” kata Kasat Pol PP Kota Ternate Fandy Muhammad saat dikonfirmasi
via telpon, Kamis malam (10/11).
Menurt Fandy, penyergapan dilakukan ketika
pihaknya menerima laporan warga dan petugas kelurahan setermpaat bahwa indekos Oby
sering dijadikan tempat pesta minuman keras dan mesum oleh siswa SMP dan SMA/SMK
pada saat jam sekolah dan malam hari. Mendapat informasi Fhandy langsung bergerak
menuju indekos dan melakukan penyergakapan. “Saat penyergapan, mereka sedang
asik miras dan mesum,” katanya.
Setelah pengrebekan, para siswa tersebut
langsung digiring ke kantor walikota untuk dilakukan pendataan. Selain
dilakukan pendataan, siswa juga diharuskan menandatangani surat pernyataan yang
siap diberikan sangsi oleh pihak sekolah masing-masing jika kembali terjaring petugas
Satpol PP.
Fandy menyayangkan perilaku para pelajar
ini, karena ternyata ada dari mereka masih duduk di bangku SMP. "Kalau
begini kan kasihan orang tua mereka, sudah lelah-lelah mencari biaya sekolah,
malah kelakuannya seperti ini. Tentu mereka akan sangat kecewa," katanya.
Terkait dengan itu, Fandy berharap pihak
sekolah dan orang tua dapat meningkatkan pengawasan peserta didik dan anak
mereka agar tidak ada yang berada di luar sekolah pada saat jam pelajaran dan
malam hari. "Kalau pun siswa sudah jam pulang sekolah menjadi tanggung
jawab orang tua. Karena kami tidak mau tahu alasan mereka pada saat
terjaring," katanya.
Fandy mengatakan, untuk memberikan efek
jera, kegiatan razia pelajar ini akan dilakukan secara berkala pada titik-titik
tertentu yang buka pada jam sekolah dan malam hari. "Kegiatan razia
pelajar ini merupakan instruksi langsung pak wakil wali kota untuk terus
digencarkan," katanya. (rdx)
