WEDA-Camat Kecamatan
Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan Amin Muhid diadukan ke Polisi Sektor
(Polsek) Gane Timur, karena diduga menampar seorang sisawa bernama Muhammad
Ranfi Rahman (11), siswa kelas satu MTs Alkhairaat Mafa. Selasa, (4/10).
Menurut
penuturan Rahman Gawi, ayah korban, kejadian itu bermula saat sejumlah teman Muhammad
Ranfi saling mengejek, termasuk Ida, anak camat Gane Timur di kelas membuat Ida
menangis. Ida lantas mengadukan kepada orang tuannya yang tak lain sang camat.
Mendapat
pengaduan itu, sang camat buru-buru ke sekolah, tanpa bertanya masalahnya
langsung menampar Muhammad Ranfi Rahman. Langkah camat jelas tak diterima orang
tua Muhammad Ranfi Rahman. Kasus pemukulan terhadap siswa di sekolah ini
diadukan ke Polsek Gane Timur. “Kami minta Polsek memproses kasus ini, jangan
karena seorang camat terus tak diproses,” harap Rahman Gawi Senin (10/10).
Menurutnya,
tindakan menghakimi siswa di dalam sekolah tak patut dilakukan seorang camat.
Mestinya camat meminta pihak sekolah memanggil siswa bersangkutan untuk
ditanyai sekaligus diberikan sanksi, sebab kejadian saling ejek terjadi di
dekolah. “Tidak boleh orang tua ke sekolah menghukum anak-anak,” sesalnya. Ia menambahkan,
diduga ditampar terlalu keras, anaknya kini mengalami gangguan mata.
Camat
Gane Timur, Amin Muhid saat dikonfirmasi mengatakan, ia menghukum Muhammad
Ranfi Rahman, karena sebelumnya memukul Ida, anaknya dari bagian belakang. “Saya
tampar dia pelan saja, kalau keras pasti mukanya pecah,” kata Amin membela
diri. Amin berharap masalah ini tidak perlu dibesar-besarkan sebab sudah
diselesaikan pihak sekolah. (hrn)
