![]() |
| Ilustrasi |
TERNATE-Penggeledahan
rutin kamar hunian napi yang dilakukan petugas Rumah Tahanan (Rutan) Klasa IIB
Kota Ternate membuahkan hasil. Tim yang dipimpin oleh Kepala Rutan IIB,
Purniawal tersebut berhasil menemukan sabu seberat 0,2 gram dan sejumlah alat
hisap yang disembunyikan di dalam lapas napi. Dalam sidak itu, petugas
menggeledah setiap blok serta kamar yang dihuni warga binaan, Rabu (26/10).
Kepala Rutan IIB Kota Ternate, Purniawal
mengatakan, dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati lima orang napi positif
mengkonsumsi narkotika. "Benar, itu adalah hasil penggledahan insidentil
kami. Sebanyak lima napi yang terindikasi pengguna narkoba. Tapi kami tidak
bisa pastikan barang itu narkoba, karena yang bisa pastikan adalah
Laboratorium, dan kami sudah laporkan ke Polres Ternate untuk
ditindaklanjuti," kata Purniawal, Rabu (26/10).
Purniawal mengaku, lima napi tersebut
sudah diamankanke untuk diperiksa. Namun, ia mengaku lupa identitas mereka yang
sudah ditangkap dan direrahkan ke petugas Sat Narkoba Polres Ternate itu.
Menurut dia, penangkapan lima napi sejak Minggu, 23 Oktober 2016. “Ada indikasi
penyagunaan narkoba, tetapi jenisnya kami tidak bisa memastikan. Itu hanya
dalam bentuk sisa pakai di dalam kaca dan bong," ujarnya.
Ditanyai kelima napi tersebut memiliki
HP dan bebas digunakan, Puniawal membantah. Sebab, pihaknya rutin melakukan
operasi dan tidak menemukan napi menggunakan HP dalam Rutan "Karena,
memang ada larangan menggunakan HP dalam Rutan. Kita telah menyiapkan Wartel
khusus untuk napi dan tahanan lainnya untuk mengakomodir kebutuhan komunikasi
mereka, dan itu diawasi," tangkisnya.
Dia mengaku barang mematikan itu
diselundupkan dengan cara menaruh di pop mie pada saat kunjungan hari Sabtu.
"Disana memang kurang ketelitian petugas kami dalam menggledah. Namanya,
ini mungkin modus baru ya. Ini juga hasil interogasi saya ke mereka,"
akunya.
Sementara Kapolres Ternate AKBP Kamal
Bahtiar dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui lima napi ditangkap karena
narkoba. Karena sepengetahuannya, kunjungan Kasat Narkoba AKP Zailan ke Rutan
hanya berkoordinasi dan silahturahmi. "Nanti saya tanyakan, karena belum
ada laporan ke saya. Saya nanti akan kumpulin perwira ke sini untuk menanyakan,
benar atau tidak. jadi, nanti saya tanyakan dulu,” katanya. Meski begitu, Kamal
berjanji akan mengembangkan penyidikan. “Kami akan mencari tahu dari mana yang
bersangkutan mendapatkan barang,“ terangnya. (zsm)
