Kapolda Minta Pendukung Muttiara Tak Anarkis

Diposting oleh On Thursday, October 27, 2016 with No comments

Ilustrasi
TERNATE-Kapolda Maluku Utara Brigjen Tugas Dwi Apriyanto mengimbau kepada pendukung Muttiara T. Yasin dan Kabir Hi Kahar yang digugurkan oleh KPU sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah tahun 2017 untuk terlibat aktif menjaga ketertiban selama proses Pilkada.
"Artinya kalau ada keberatan yang mau disampaikan silakan disampaikan dengan cara-cara yang damai. Jangan anarkis. Tidak usah juga menggunakan massa untuk anarkis," ujar Kapolda, Rabu (26/10).
Ia mempersilahkan kepada para pendukung yang merasa tidak puas dengan keputusan KPU untuk mengungkapkan aspirasinya. Kapolda menyampaikan imbauan agar pendukung Muttiara tidak berbuat anarkis dalam menyampaikan aspirasinya. "Saya minta kita semua, mari kita jaga kondusifitas dengan tidak melakukan aksi anarkis. Jika ada yang anarkis akan berhadapan langsung dengan saya," imbaunya.
Permintaan Kapolda itu menyusul pasca rapat pleno penetapan pasangan calon oleh KPU Halmahera Tengah, Senin (24/10) lalu. Pasangan Muttiara Yasin dan Kabir Hi Kahar serta calon jalur perseorangan Ratna Hi Muslim dan Yusuf Idris dinyatakan tidak lolos karena tak memenuhi syarat. Pasangan Muttiara-Berkah tak memenuhi syarat administrasi. Sebab ijazah SMA Muttiara berbeda dengan akte kelahiran.
"Kalau pun nanti ada yang unjuk rasa, massa kita minta jangan melakukan anarkis dan kekerasan. Kita membuka ruang kepada mereka menyampaikan pendapat. Prinsipnya kita selalu membuka ruang utuk maasa yang ingin menyampaikan aspirasi, namun jangan sampai anarkis dan lain sebagainya," tegasnya.
Sementara tu, untuk pola pengamanan di KPU Halmahera Tengah, Kapolda mengatakan telah mengerahkan 200 personel dan ditambah 2 platon Brimob dan Sabhara Polda. "Kemarin ada penambahan 2 platon Brimob dan Sabhara," pungkasnya. (zsm)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »