Sepadboat Bintang Fajar Terbakar, 4 Orang Tewas

Diposting oleh On Saturday, October 15, 2016 with No comments



TERNATE-Kecelakaan laut di Maluku Utara kembali terjadi Sabtu, 15 Oktober 2016, pukul 15.30 WIT. Speedboat Bintang Fajar tujuan yang berangkat dari Jailolo kabupaten Halmahera Barat terbakar di depan Pulau Matui. Empat orang dinayatan meninggal dan 41 orang luka-luka.
Para penumpang yang panik langsung keluar lewat jendela. Karena kaget dengan percikan api dari arah belakang bagian mesin. Namun, kecelakaan naas itu telah menewaskan 4 penumpang yang terbakar.
Puluhan penumpang ‎di evakuasi sejumlah speed pelabuhan Jailolo. Walaupun begitu, dari total penumpang yang terdaftar di manifest sebanyak 41 orang. Selain itu, diduga 5 penumpang diluar daftar dan ditambah 4 ABK sehingga totalnya 50 orang.
Kapores Halbar AKBP Sutoyo kepada sejumlah wartawan, Sabtu (15/10) di RSUD Jailolo, membenarkan terdapat 4 penumpang korban telah meninggal dunia, sedangkan korban lainnya sedang dirawat di RS. Penyebabnya, speed yang menggunakan 6 unit mesin 40 PK dan terjadi koslet pada mesin akhirnya terbakar sampai saat ini 3 ABK sudah diamankan di Polres Halbar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu Luki dan Yasri korban kebakaran speed yang selamat mengatakan, kebakaran terjadi secara tiba-tiba, untungnya speed belum jauh dari pelabuhan Jailolo, sehingga sebagian besar penumpang diselamatkan karena dibantu speed boat lain. “Jadi waktu kaget, mau ambil bantal renang juga sebagiannya tidak sempat karena api terlalu cepat sehingga kami langsung loncat keluar lewat jendela,” katanya.
Empat orang yang dinyatakan meninggal yakni Rosalina Soamole (33), guru TK PERTIWI, Desa Gufasa, Nikolaus Tameti (56), kepsek SD Negeri Laba Besar, kecamatan Loloda, Basri Rajaki (87), warga Kalumpang, Kota Ternate dan Yamin (40), alamat Desa Susupu, kecamatan Sahu. Sementara para korban baru dihimpun 37 orang di RSUD Jailolo, lainnya  sementara masih dalam proses pencarian.
Sementara Kepala Kepolisian Resor Ternate Ajun Komisaris Besar Kamal Baktiar mengatakan insiden kebakaran speedboat Bintang Fajar terjadi di perairan laut Ternate-Jailolo, atau 10 mil laut (sekitar 18,5 kilometer) dari Pulau Ternate. Kebakaran terjadi akibat percikan api yang muncul pada salah satu mesin yang mengalami gangguan. Percikan api itu kemudian menyambar tangki penampung bahan bakar yang dalam waktu cepat membakar badan kapal.
"Dalam kecelakaan ini membuat empat orang meninggal dan 41 luka-luka. Kami saat ini sedang berupaya membantu mengevakuasi korban kecelakaan yang selamat," kata Kamal, Sabtu, 15 Oktober 2016. Menurut Kamal, saat terjadi kecelakaan cuaca laut dilaporkan cerah dan tidak bergelombang. Oleh karena itu pihaknya menduga, kecelakaan tersebut murni disebabkan faktor teknis. "Tapi itu masih butuh penyelidikan lebih lanjut. Untuk saat ini kami masih mengutamakan untuk mengevakuasi korban kecelakaan," ujar Kamal.
Ridwan Samad, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara mengatakan, proses evakuasi korban kecelakaan, pihaknya mengerahkan sedikitnya satu unit armada laut. Selain itu, ada kapal-kapal milik masyarakat dan aparat kepolisian. "Kami masih memantau proses evakuasinya, dan untuk korban selamat ada yang sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar Ridwan. (rdx)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »