Bentrok Lagi, Pemuda Pakai Panah Wayar

Diposting oleh On Monday, October 10, 2016 with No comments

TERNATE-Dua kelompok pemuda Kelurahan Mangga Dua dan Toboko, Kecamatan Ternate Selatan kembali bentrok, Minggu (8/10) dini hari. Sesama pemuda di dua kelurahan bertetangga itu saling serang menggunakan panah wayar, batu dan berbagai kayu balok untuk mendesak lawannya. Akibat bentrok itu, dua pemuda menjadi korban luka-luka terkena lemparan batu.
Perisitiwa berawal dari pelemparan batu oleh enam orang tak dikenal yang mengendarai tiga sepeda motor bergoncengan dua ke arah pemuda Toboko di depan pangkas rambut Surabaya. Mereka awalnya melintasi Kantor Polres Ternate. Satu jam kemudian belasan pemuda diduga dari Mangga Dua melemparkan batu ke arah pemuda Toboko. Tak terima dengan aksi  itu, kelompok pemuda Toboko yang duduk di depan bekas Gudang Bimoli langsung menyerang kelompok pemuda Mangga Dua di kawasan reklamasi pantai.
Serangan itu disertai pelemparan batu, panah wayar dan berbagai balok kayu mengakibatkan dua korban luka-luka. Mereka adalah Ismal (25), warga Kota Baru mengalami luka tagan kanan terkena sabetan benda tajam dan Dewa (17), warga Mangga Dua mengalami luka bagian tangan kanan terkena panah wayar. Selain korban luka, juga terjadi pengrusakan gerobak sate milik Yusuf yang ada di Kelurahan Toboko.
Aparat keamanan dari Satgas Armed 12 Kostrad yang komandoi Letda Arm Jianto dibantu aparat dari Polres Ternate yang dipimpin Kabag Ops Kompol Ibnu Hajar dan Kasat Shabara AKP Amin Abubakar berhasil membubarkan kelompok pemuda yang bertikai dengan mobil water canon. Aparat gabungan kemudian melakukan sweeping dan menyisir gang-gang sampai ke rumah warga yang dicurigai sebagai otak keributan. Tembakan mobil water canon itu berhasil membubarkan warga yang terlibat bentrok.
Hingga pagi kemarin, suasana di lokasi kejadian kembali kondusif. Namun aparat keamanan dari 1 SST Satgas Armed dibantu 1 SST dari Shabara Polres Ternate dan Polsek Selatan dimimpin Kapolsek AKP Ratih Lastika Sari masih melakukan penjagaan di kawasan perbatasan kedua kelurahan untuk mengantisipasi bentrok susulan.
Kabag Ops Polres Ternate Kompol Ibnuhadjar saat dikonfirmasi Minggu siang (9/10) membenarkan adanya insiden tersebut. "Dari jam 7 pagi tadi (kemarin-red) personel sudah kita tarik kembali," ujarnya. Ibnu menegaskan, pihaknya terus monitoring situasi di kedua kelurahan tersebut.
Dia berharap agar semua pihak untuk berperan serta, bersama-sama dalam menjaga keamanan di Kota Ternate. "Jadi bukan diam, kita tetap monitor dibantu Kapolsek Selatan AKP Ratih. Kejadian seperti ini bukan sesuatu yang baru, maka dari itu butuh peran serta setekholder, baik dari pemkot, camat, lurah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda untuk bersama sama. Karena ini tanggungjawab kita bersama," pintanya.(zsm)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »