Ishak Naser Semakin Dekat Gerbang Penjara

Diposting oleh On Monday, October 10, 2016 with No comments

TERNATE-Nasib Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Ishak Naser makin dekat gerbang penjara. Sebab, Kejaksaan Negeri Ternate telah menetapkan berkas perkara Ketua Partai NasDem itu sudah lengkap atau P21. Dengan demikian, penyidik kepolisian akan menyerahkan kelanjutan proses hukum kasus Ishak ke kejaksaan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ternate Ajun Komisaris Moch Arinta Fauzi mengatakan, pihaknya juga menyerahkan barang-bukti serta tersangka dalam waktu dekat.

"Untuk Pak Ishak Naser ini sudah P21 dari kejaksaan sudah dinyatakan lengkap, artinya kejaksaan mengakui bahwa baik barang-bukti, saksi-saksi sudah dinyatakan cukup. Untuk itu mungkin dalam waktu tidak terlalu lama akan segera diserahkan tersangka dan barang-buktinya," kata Arinta, di Polres Ternate, Minggu (8/10).

Arinta melanjutkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Ishak Naser untuk menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap dirinya dan menyerahkan kasus ini ke kejaksaan. "Nanti akan sesegera mungkin memanggil Pak Ishak Naser. Ini ada surat dari kejaksaannya," ucapnya.

Meski tak mau menjelaskan detail isi berkas tersebut, Arinta juga masih belum tahu kapan pelimpahan berkas dan tersangka dilakukan. “Intinya sudah P21. Saat ini kita tinggal lakukan tahap dua penyerahan berkas berikut tersangka,” janjinya.

Seperti diketahui, Ishak ditetapkan sebagai tersangka karena menganiaya Irfan Rauf, salah seorang pengurus NasDem. Kejadian main tinju itu terjadi saat pelaksanaan rapat pengurus DPW NasDem terkait agenda penjaringan calon bupati Morotai dan Halmahera Tengah di kantor mereka di lingkungan Makasar Timur, Jumat, 1 Maret 2016.

Akibatnya, Irfan harus menjalani perawatan medis di RSUD Chasan Boesoerie karena mengalami luka sobek di kepala bagian belakang, akibat terbentur tembok dan luka memar di bagian leher akibat dicekik oleh pelaku. Irfan lalu melaporkan Ishak tertanggal 2 April 2016.

Dalam laporannya, Ishak dituduh melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Alhasil polisi menetapkan Ishak sebagai tersangka. Namun selama pemeriksaan Ishak Naser selalu membantah tudingan tersebut. (01/zsm)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »