Atasi Tawuran Pemuda, KNPI akan Membuat Program Riil

Diposting oleh On Sunday, October 23, 2016 with No comments

TERNATE-Ketua DPD I KNPI Provinsi Maluku Utara, Thamrin Ali Ibrahim menilai, model pendekatan penyelesaian tawuran atau konflik pemuda antara kampung saat ini belum tepat, baik yang dilakukan pemerintah maupun pihak-pihak yang bertanggung jawab. Menurutnya, proses penanganan baru dilakukan saat terjadi konflik, seharusnya kegiatan kepemudaan di desa dan kelurahan menjadi perhatian serius dan merata. "Program Dispora Provinsi maupun kabupaten/Kota harus mengurai persoalan kepemudaan," katanya, Minggu (23/10).
Dikatakan, program pemerintah harus menciptakan partisipasi yang kuat sehingga pemuda bisa bergerak tanpa harus menggantungkan aktifitas kepada pemerintah. Jika pemerintah daerah bisa menciptakan program partisipatif, maka dapat menyisir secara bertahap masalah klasik konflik antar kelurahan," ujar Thamrin.
Karena itu, KNPI Malut dibawah kepemimpinannya akan bergerak cepat untuk memastikan seluruh  program riil bersama pemuda di desa-desa, sehingga ­KNPI tersebar sampai desa dan Kelurahan. “Saya akan fokusn program di desa dan kelurahan dalam rangka peningkatan pemuda. Target saya seluruh DPD II KNPI Kabupaten/Kota harus memiliki desa binaan. Untuk melaksanakan ini, tidak terlalu sulit dan tidak banyak menggunakan dana besar. Saya perkirakan hanya 5 sampai 10 juta untuk memulai kerja mulia  ini," urainya.
Thamrin menargetkan dalam setahun harus ada 50 desa binaan diseluruh Kabupaten/Kota yang akan diurus oleh DPD II KNPI secara periodik, sehingga tidak putus setiap periode. Dengan begitu, pemuda memiliki kemampuan pengetahuan dan akses. Jika pemuda tingkat bawah sudah kuat mengakses secara terbuka informasi, maka akan banyak hal yang dilakukan secara cepat dan tepat. "Termasuk perkelahian antar kampung agar tidak terjadi lagi, karena mereka telah terbuka wawasannya secara­ global," ujarnya.
Menurutnya, permasalahan klasik ini sering terjadi karena hal-hal yang sebenarnya mudah di atasi. Thamrin yakin jika pemuda diberikan kegiatan positif yang bersinggungan ke arah positif maka tawuran tidak akan terjadi. “Kita berharap proses pelantikan pengurus dalam waktu dekat ini bisa dihadiri seluruh unsure kepemudaan, sehingga komitemen membangun kepemudaan di Malut bisa berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan," harapnya. (jun)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »