![]() |
| (ilustrasi) |
TERNATE-Nasib naas
harus menimpa eni Doter (36) warga asal Kelurahan Kusu
Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Ia menghembuskan
nafas terakhir setelah terjepit antara mobil trucknya
nomor
polisi DB 8804 CD dengan Kapal Fery KMP Dolosi Sabtu (5/12) pukul 19.00 WIT.
Sesuai informasi yang
dihimpun menyebutkan, kejadian itu berawal sekitar pukul 18:45 WIT. Truck yang
dikemudikan korban memuat 12 ton
Kopra yang hendak dibawah ke Bitung (Sulut) menggunakan KMP
Dolosi. Giliran masuk ke Kapal Ferry setelah menerima
arahan petugas Ishak Julhijah, korban disuruh bergeser kebagian kanan kapal
lantaran mobil didalam
belum teratur.
Korban lantas turun dari
truknya
bermaksud meminjam korek api di salah seorang
penumpang yang tak jauh dari truk, tepat samping kanan.
Truk
dengan muatan 12 ton kopra itu bergerak dan menjepit korban ke badan kapal
ferry.
"Mobil korban
parkir terlalu dekat dengan dinding kapal dan
korban menarik Handel (rem tangan) hanya
setengah padahal muatan yang begitu berat dan
mobilnya
berjalan. Korba yang berdiri depan
mobil samping kanan dinding
kapal. Saat mobil tergelincir korban tidak bisa
menghindar dan akhirnya terjepit," tutur
Buhari
Noh, Kanit Intelkam Polsek Ternate Selatan Minggu (6/12).
Melihat kejadian itu, rekan-rekan korban bersama Anak Buah Kapal
(ABK) berusaha menolong dan berhasil
mengelurkan dari jepitan. Korban
langsung dilarikan ke RSUD Chasan Boesoirie untuk mendapat pertolongan
media karena
mengalami patah tulang belakang. Namun sekitar pukul 21:20 WIT, korban menghembuskan napas
terakhir di ruang UGD.
Akibat kejadian tersebut, kapal feri KMP Dolosi tujuan Ternate-Bitung belum diberangkatkan. Sementara jenazah korban dipulangkan ke keluarganya untuk
disemayamkan di desa Kusu, kecamatan
Oba. (zs)
