Satu Pemuda Toboko Ditikam

Diposting oleh On Friday, December 04, 2015 with No comments



(ilustrasi)

TERNATE-Nasib naas harus dialami Muhammad Agus Rado (20), salah seorang pemuda asal Kelurahan Toboko Kecamatan Ternate Selatan. Dia harus berhubungan dengan perawat di bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Chasan Boesoirie, Kamis (3/12).
Pasalnya, dia ditikam oleh kelompok Pemuda Asal mangga Dua, saat terlibat perkelahian di sekitar Lokasi Kampanye Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 3 yang berlangsung di lapangan Ngara Lamo, Kelurahan Salero.
Dari informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, kejadian hingga terjadi penikaman ini, berawal dari korban saat itu diajak sama rekannya untuk ikut kampanye yang di gelar oleh paslon nomor urut 3 Sidik-Jasman. Setibanya di Salero, korban berjalan-jalan dengan rekan-rekannya dari kelurahan Tanah Tinggi. Dan mereka berjalan kaki, tepatnya di depan gapura Ngara Lamo Salero, korban dihampiri sejumlah pemuda yang diketahui warga Mangga Dua, sekira pukul 16.00 WIT.
Kemudian korban dikroyok oleh pemuda Mangga Dua. Setelah korban terjatuh ke aspal, langsung ditikam sebanyak 7 kali menggunakan obeng dan korban mengalami luka tusukan di sekujur tubuhnya.
Setelah itu, korban tidak dilarikan ke rumah sakit, mala dibawah kembali ke rumahnya di kelurahan Toboko dan memberitahukan ke keluarganya bahwa dirinya ditikam oleh pemuda Mangga Dua. Olehnya itu, keluarga korban yang tidak terima perlakuan pemuda Mangga Dua dan langsung melakukan penyerangan ke kelurahan Mangga Dua. Aksi saling serang dan lempar baku pemuda dua kelurahan tersebut tak teralehkan. Namun, saling lempar itu  tidak berlangsung lama, karena aparat kepolisian langsung membubarkan mereka.
Tidak puas dengan itu, kemudian pemuda kelurahan Toboko melakukan sweping terhadap kendaraan yang lewat disekitar lampu merah. Terlihat ada sekitar 6 mobil truk yang disweping, namun tidak ada warga Mangga Dua yang ditemukan.  Aksi para pemuda ini pun kemudian dihentikan oleh pihak kepolisian dari Polres Ternate melalui Sat Sabhara, dengan menggunakan senjata lengkap sekira pukul 18.00 WIT.
Sementara itu, di RSUD, Muhammad Agus Rado, korban penikaman hanya terbaring lemas ditempat tidur milik IGD, menjalani perawatan medis dengan konsisi sadar. "Dia (Agus) keluar rumah pukul 15.30 WIT (kemarin,red). Dia sementara tidur dirumah dan temannya dari Tanah Tinggi panggil dengan menggunakan kaos nomor tiga," ujar ibu korban.
Namun, ibunya mengatakan, soal kejadian tidak tahu secara jelas, hanya mendapat informasi adanya penikaman terhadap anaknya."Untuk tempat kejadian dan bagaimana kejadian, kami tidak tahu,"katanya.
Kasat Reskrim Polres Ternate AKP Sjamssudin Lossen dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua pelaku yakni Jainudin dan Haikal. Menurut Lossen, keduanya akan di periksa terkait kejadian berdarah tersebut. "Kami sudah menahan dua orang pemuda yang di duga sebagai pelaku pengeroyokan dan penikaman terhadap korban. Kami akan periksa kedua pemuda dulu," katanya, sembari menyatakan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dalam kejadian itu. (zs)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »