![]() |
| Kantor Disperindag Maluku Utara yang disegel |
TERNATE,
beritalimamenit-Puluhan
pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara, Jumat (6/10),
melakukan aksi penyegelan kantor dengan palang kayu. Aksi ini merupakan luapan
kekesalan mereka terhadap sikap Kepala Disperindag Maluku Utara Asrul Gailea. Asrul
dinilai seorang pemimpin yang pilih kasih terhadap pegawai. Salah satu
contohnya, penunjukkan pejabat pelaksana teknis kegiatan terhadap staf yang
dikenalnya dekat dengan kepala dinas.
Selain itu, Asrul selama menjabat kepala Disperindag
dinilai oleh pegawainya jarang berkantor. “Kemudian tidak melaksanakan
kesepakatan soal penertiban administrasi keuangan dan kepegawaian dalam rangka
menghindari terjadinya kecemburuan sosial antara sesama pegawai,” kata salah
satu pegawai. Para pegawai pun meminta Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba
segera mengvaluasi Asrul Gailea sebagai kepala Disperindag.
Sementara itu, Sekretaris Disperindag Maluku Utara,
Idris Syarif menjelaskan bahwa tuntutan aksi yang dilakukan pegawainya tidak
memiliki unsur politis, tetapi betul-betul lahir dari kesadaran mereka. “Aspirasi
ini muncul dari staf yang kemudian di mediasi kepala bidang. Mereka menuntut
ada perbaikan di internal dinas karena sejak Asrul Gailea menjabat kepala dinas,
seluruh administrasi dan keuangan berjalan tidak sesuai dengan mekanisme,”
ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemprov Maluku Utara,
Muabdin Hi Rajab berjanji akan menyampaikan tuntutan para pegawai Disperindag
ke gubernur. Menurutnya, persoalan ini disebabkan kurangnya komunikasi antara
pimpinan dan stafnya, sehingga ketidakpuasan sejumlah staf mengakibatkan aksi
protes yang berlanjut dengan penutupan kantor Disperindag. “Dengan audiensi
bersama pegawai telah menyepakati agar kantor yang diboikot kembali dibuka
sehingga pelayanan terhadap masyarakat kembali normal,” kata sekda. (ces)
