MABA-Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau kepada
masyarakat Haltim agar waspada.
Pasalnya, BPBD menerima surat himbauan dari Badan
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Babullah
Ternate, bahwa terdapat 7 Kabupaten dan Kota termasuk Kabupaten Haltim akan
memasuki musim hujan.
"Berdasarkan klimatologis wilayah Maluku Utara yang
kita terima bahwa pada bulan Oktober memasuki musim hujan hingga bulan Mei 2017
termasuk di wilayah Haltim, dimana puncak hujan akan terjadi pada Desember dan
Mei 2017," kata Kepala BPBD Haltim, Edmon Djafaar Selasa, (25/10) di ruang kerjanya.
Oleh karena itu, dengan tingginya intensitas hujan dalam
beberapa waktu terakhir,maka masyarakat
diimbau agar tetap berwaspada dan berhati-hati, terhadap bencana yang dapat
ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang
dan jalan licin.
"Jadi masyarakat Haltim agar berhati-hati terutama di
daerah rawan bencana, karena kondisi atmosfer terkini masih terpantau beberapa
indikasi munculnya potensi hujan lebat disertai kilat petir dan angin kencang
di wilayah Haltim," tuturnya.
Dia juga menambahkan, rawan banjir, longsor dan banjir
bandang terutama di wilayah Haltim diantaranya ruas jalan lintas Kota Maba-Buli
serta Buli-Wasile-Wasile Selatan merupakan titik rawan longsor. Sementara rowan
banjir di diantaranya Kota Maba, Maba Tengah, Maba (Buli), Wasile Selatan serta
Maba Selatan adalah rawan banjir rob.
"Titik rawan longsor dan rawan banjir di beberapa
kecamatan itu, diminta agar masyarakat setempat harus waspada, karena kita
mendapatkan surat dari BMKG Stasiun Meteorologi eKlas I Babullah Ternate, bahwa
wilayah Haltim akan terjadi curah hujan tinggi," pungkasnya. (can)
