Penjabat Bupati Pulang Kampung, Bobong Krisis Listrik

Diposting oleh On Tuesday, January 12, 2016

(ilustrasi)
BOBONG-Pemerintah kabupaten Pulau Taliabu mestinya lebih memperhatikan pelayanan dasar berupa air bersih dan listrik yang kini dihadapi masyarakat, malah seluruhnya keluar daerah. Penjabat bupati, justeru memilih pulang kampung, sementara pejabat dan anggota DPRD berada di Jakarta. Sebab itu, masyarakat menilai pemerintah daerah cenderung menghambur-hamburkan uang daerah dengan melakukan perjalanan dinas ‘berjamaah’ ke luar daerah tanpa mempedulikan nasib masyarakat di ibukota kabupaten Pulau Taliabu, Bobong.  “Air mati, listrik yang terus padam, namun pemerintah asyik berlibur di luar daerah,” ujar Serku, warga Bobong, Selasa (12/1).
Pemadaman listrik kata Serli, sangat mengganggu aktivitas masyarakat malam hari, sebab siang masyarakat tidak berkerja karena listrik mati, hal ini menimbulkan banyak presepsi dan menuding persoalan air dan listrik merupakan tanggungjawab PLN dan PDAM. Tapi juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. ”Pemerintah daerah jangan cuek dengan pemadaman listrik dan air yang terjadi, anggaran dua instansi besar seperti Pertambangan dan PU di kemanakan,” tanyanya.

Hasil investigas di PLN Bobong menemukan, berbagai persoalan diantaranya tidak tersedianya penampung BBM karena mesin induk pembangkit listrik berkapasitas besar saat dioperasikan harus disesuaikan dengan tanki penampung BBM. Begitu pula, penjualan BBM illegal yang dilakukan sejumlah pegawai PLN kepada pengecer di Bobong, dan mesin pembangkit listrik yang lama sering mengalami kerusakan. PLN Ranting Bobong mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan meminta subsidi BBM berkapasitas besar, namun tak dipenuhi menyebabkan rakyat yang menjadi korban kegelapan.
Sementara di PDAM, proyek pemasangan pipa air bersih kini masih dikerjakan. Kendala lainnya, pembayaran rekening air tidak berjalan. Sementara kepala PDAM Hi. Dahlan Samuda alias Ampera hingga kini tak tampak batang hidungnya, entah kemana. Sehingga akses informasi kendala PDAM tak diketahui publik. (eto)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »