TERNATE-Tim pasangan nomor
urut 3, Sidik-Jasman mengklaim telah menang pemilihan walikota dan wakil
walikota Ternate dengan selisih 1 persen dengan pasangan nomor urut 2,
Burhan-Abdullah. Hal itu disampaikan tim Sidik-Jasman, Asrul Rasyid Ichsan
dalam konferensi pers, Rabu (9/11) malam tadi.
Menurut Asrul, berdasarkan data perhitungan
cepat tim, Sidik-Jasman unggul Pilkada kota Ternate. “Kami sementara mencatat
keunggulan Sidik-Jasman hanya selisih 1 persen dengan Burhan-Abdullah,” katanya.
Dikatakan, perbedaan tipis terjadi dibeberapa TPS, sebab itu kata Asrul
pihaknya menyediakan tim hukum untuk melakukan upaya-upaya hukum di beberapa
TPS yang dianggap melakukan pelanggaran.
“Kalau beberapa TPS tidak melakukan pelanggaran, pasangan Sidik-Jasman
pasti menang besar,” katanya.
Dikatakan, terjadi pergerakan secara
struktural dan masif yang dilakukan pasangan nomor urut dua melalui birokrasi.
Diakuinya, bukti-bukti telah dimiliki dan akan dilaporkan kepada polisi untuk
menindaklanjuti proses hukum. “Kita akan kawal kemenangan Sidik-Jasman dan
tetap menjaga keamanan,” pintanya.
Dijelaskan, pihaknya akan tetap patuh pada
aturan sekaligus mengikuti mekanisme. Ia meminta KPU Kota Ternate tetap
berdasarkan bukti-bukti yang akan disampaikan tim kampanye Sidik-Jasman melalui
tim hukum. “Kami sudah menyiapkan langkah-langkah, apabila keputusan akhir ada
hal-hal yangh tidak sesuai dengan data untuk mengawal kemenangan Sidik-Jasman,”
ujarnya.
Asrul menyampaikan terima kasih kepada
seluruh masyarakat kota Ternate yang sudah menjatukan pilihan kepada Sidik-Jasman
dan mempercayakan sepenuhnya kepada Sidik-Jasman memimpin kota Ternate periode
2015-2020. Terima kasih yang sama disampaikan kepada pers, relawan, saksi,
partisipan, tim sukses dan seluruh partai pengusung yang bekerja keras
memenangkan Sidik-Jasman dalam pemilihan walikota 2015-2020.
Sesuai data valid versi tim, Sidik-Jasman menang total 46,44 persen.
Jumlah itu dirinci pasangan Sujud-Saja meraih 10,66 persen, Bur-Ada meraih
17,33 persen, Sidik-Jasman 18,03 pesen dan Arah sebanyak 0,73 persen. Totalnya suara
sah sebanyak 46,44 pesen.
Alasan kenapa rekapan data tidak mencapai 100
persen menurut Asrul, karena beberapa TPS masih dianggap bermasalah menyebabkan
perbedaan perhitungan menjadi selisih 1 persen. Jika dari sekian TPS tidak
bermasalah, Asrul memastikan kemenangan Sidik-Jasman lebih besar. TPS-TPS yang
dianggap bermasalah kata Asrul diantaranya, Ternate Selatan, Tengah, Utara,
Moti dan Batang Dua. “Beberapa TPS yang bermasalah, telah kami siapkan tim
hukum menyelesaikan,” tandasnya. (can)
