Pilkada Serentak di Malut Sukses

Diposting oleh On Thursday, December 10, 2015

JAKARTA-Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku puas atas pelaksanaan pilkada serentak yang digelar tahun ini. Pasalnya, laporan yang diterimanya sangat sedikit terjadi kekacuan atau persoalan. Bahkan di daerah-daerah yang selama ini dianggap rawan, ternyata tidak ada masalah.
“Sampai pukul 1 siang ini, laporan yang kami terima baik-baik saja. Tidak ada gangguan berarti,” kata Luhut seusai memantau pengamanan dan pelaksanaan pilkada serentak di Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (9/12). Empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) didatangi Luhut yaitu TPS 53 di Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat TPS 47 di Kompleks Graha Permai, serta TPS 34 dan 35 di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren.
Sebelum ke Tangsel, Luhut berkunjung ke Mabes Polri. Dia bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti melakukan telekonferensi dengan seluruh jajaran Polda yang mengamankan pilkada di wilayah masing-masing. Luhut memberi contoh wilayah Papua yang selama ini selalu bermasalah, ternyata pilkada berjalan aman. Demikian pula di Maluku Utara. Bahkan wilayah Poso yang terkenal dengan basis teroris jaringan Santoso, juga aman.
“Tadinya kita pikir ada gangguan ternyata tidak. Fak-Fak, Papua tidak ada masalah. Maluku Utara bagus. Timor Tengah Utara tidak masalah. Palangkaraya juga bagus. Jadi sampe jam 1 tidak ada masalah,” ujarnya sebagaimana.

Luhut meminta 25 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang daerahnya melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak memastikan kesuksesan pesta demokrasi daerah itu di wilayahnya. Luhut mengatakan, Indonesia telah sukses menyelenggarakan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Langsung Presiden pada tahun lalu. "Kesuksesan kita diapresiasi dunia internasional," ujar Luhut dalam konferensi video yang dilaksanakan bersama 25 Kapolda di Mabes Polri, Rabu, 9 Desember 2015.
Luhut mengatakan, suksesnya tahap pertama Pilkada serentak yang dilaksanakan hari ini akan menjadi bukti bahwa Indonesia berhasil melakukan proses demokrasi paska masa reformasi. "Ini pertama kalinya Indonesia melaksanakan Pilkada secara sekaligus. Mari kita buktikan lagi, kita, bangsa Indonesia, bisa berdemokrasi dengan matang," ujar Luhut.
Luhut melakukan konferensi video hari ini didampingi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Wakapolri Brigjen Pol Budi Gunawan, dan Komisioner Bawaslu Nasrullah. Sambungan video dari 25 Polda dan 10 TPS tersambung ke ruangan Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis) di lantai lima Gedung Mabes Polri. Keduapuluhlima Polda adalah Babel, Aceh, DIY, Lampung, Bengkulu, Jambi, Metro Jaya, Banten, Jateng, Jabar, Sumsel, Sumut, Jatim, Kaltim, NTT, Sulsel, Malut, Sultra, Gorontalo, Kalsel, Maluku, Sulteng, NTB, Papua Barat, dan Sulut.
Sementara kesepuluh TPS adalah TPS 06 Melayu Kalsel, TPS Ciruas Serang Banten, TPS Simalungun Sumut, TPS Sampit Kalteng, TPS Sirna Raya Karawang, TPS Palapa Bandar Lampung, TPS Mekar Manis Denpasar, TPS Melati Mas Tangsel, TPS Keerom Papua, TPS 24 Puri Legenda Kepri. Masing-masing Kapolda menyampaikan situasi keamanan mutakhir. Hampir seluruh Kapolda mengatakan situasi kondusif sambil menyampaikan beberapa gangguan keamanan yang telah diselesaikan. (/dln/viv)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »