JAKARTA-Menteri Koordinator
Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku puas
atas pelaksanaan pilkada serentak yang digelar tahun ini. Pasalnya, laporan
yang diterimanya sangat sedikit terjadi kekacuan atau persoalan. Bahkan di
daerah-daerah yang selama ini dianggap rawan, ternyata tidak ada masalah.
“Sampai pukul 1 siang ini, laporan yang kami
terima baik-baik saja. Tidak ada gangguan berarti,” kata Luhut seusai memantau
pengamanan dan pelaksanaan pilkada serentak di Tangerang Selatan (Tangsel),
Rabu (9/12). Empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) didatangi Luhut yaitu TPS 53
di Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat TPS 47 di Kompleks Graha Permai, serta
TPS 34 dan 35 di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren.
Sebelum ke Tangsel, Luhut berkunjung ke Mabes
Polri. Dia bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti melakukan telekonferensi
dengan seluruh jajaran Polda yang mengamankan pilkada di wilayah masing-masing.
Luhut memberi contoh wilayah Papua yang selama ini selalu bermasalah, ternyata
pilkada berjalan aman. Demikian pula di Maluku Utara. Bahkan wilayah Poso yang
terkenal dengan basis teroris jaringan Santoso, juga aman.
“Tadinya kita pikir ada gangguan ternyata
tidak. Fak-Fak, Papua tidak ada masalah. Maluku Utara bagus. Timor Tengah Utara
tidak masalah. Palangkaraya juga bagus. Jadi sampe jam 1 tidak ada masalah,”
ujarnya sebagaimana.
Luhut meminta 25 Kepala Kepolisian Daerah
(Kapolda) yang daerahnya melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada)
serentak memastikan kesuksesan pesta demokrasi daerah itu di wilayahnya. Luhut
mengatakan, Indonesia telah sukses menyelenggarakan Pemilihan Legislatif dan
Pemilihan Langsung Presiden pada tahun lalu. "Kesuksesan kita diapresiasi
dunia internasional," ujar Luhut dalam konferensi video yang dilaksanakan
bersama 25 Kapolda di Mabes Polri, Rabu, 9 Desember 2015.
Luhut mengatakan, suksesnya tahap pertama
Pilkada serentak yang dilaksanakan hari ini akan menjadi bukti bahwa Indonesia
berhasil melakukan proses demokrasi paska masa reformasi. "Ini pertama
kalinya Indonesia melaksanakan Pilkada secara sekaligus. Mari kita buktikan
lagi, kita, bangsa Indonesia, bisa berdemokrasi dengan matang," ujar
Luhut.
Luhut melakukan konferensi video hari ini
didampingi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Wakapolri Brigjen Pol Budi Gunawan,
dan Komisioner Bawaslu Nasrullah. Sambungan video dari 25 Polda dan 10 TPS
tersambung ke ruangan Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis) di lantai lima
Gedung Mabes Polri. Keduapuluhlima Polda adalah Babel, Aceh, DIY, Lampung,
Bengkulu, Jambi, Metro Jaya, Banten, Jateng, Jabar, Sumsel, Sumut, Jatim,
Kaltim, NTT, Sulsel, Malut, Sultra, Gorontalo, Kalsel, Maluku, Sulteng, NTB,
Papua Barat, dan Sulut.
Sementara kesepuluh TPS adalah TPS 06 Melayu
Kalsel, TPS Ciruas Serang Banten, TPS Simalungun Sumut, TPS Sampit Kalteng, TPS
Sirna Raya Karawang, TPS Palapa Bandar Lampung, TPS Mekar Manis Denpasar, TPS
Melati Mas Tangsel, TPS Keerom Papua, TPS 24 Puri Legenda Kepri. Masing-masing
Kapolda menyampaikan situasi keamanan mutakhir. Hampir seluruh Kapolda
mengatakan situasi kondusif sambil menyampaikan beberapa gangguan keamanan yang
telah diselesaikan. (/dln/viv)