TERNATE-Calon walikota nomor urut 1, Sujud Sirajudin menegaskan,
semua pihak harus bertanggung jawab menciptakan Pilkada berkualitas dan
demokratis. Karena itu penyelenggara dan peserta pemilu harus mematuhi aturan
sehinga semua berada pada koridor yang sama yakni melahirkan pemimpin tanpa
kecurangan. Menang dengan cara-cara yang baik dan benar.
Penegasan itu disampaikan Sujud dalam kampanye rapat umum
terakhir pasangan Sujud Sirajudin dan Arifin Djafar di lapangan Ngara Lamo,
Salero, Senin (1/12). Kampanye yang dihadiri puluhan ribuan massa itu, Sujud
menyatakan optimis menang. “Kampanye
hari ini luar biasa suksesnya. Karena itu, saya sampaikan kepada seluruh warga
kota Ternate
telah memberikan dukungan yang luara biasa," katanya.
Dikatakan, banyak program-program yang
diprogramkan,
akan direalisasikan apabila masyarakat mempercayakan pasangan nomor urut 1
menjadi walikota dan wakil walikota. Dengan slogan, ‘Pelangi Berdaya,’ akan
mengakomodir suku dan etnis hidup bersama. Selain memperbaiki kebersihan,
pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus
(AHM) pada kesempatan itu menyampaikan, masyarakat diminta memberikan
kepercayaan kepada Sujud-Saja untuk memperbaiki kota Ternate lima tahun ke
depan. “Kita berikan Sujud-Saja untuk membangun kota Ternate yang lebih baik
dan maju,” pinta AHM.
AHM mengajak agar pada 9 Desember 2015, kekuasaan kota
Ternate diambilalih, karena mantan bupati Sula dua periode ini meminta tim
menjaga dan mengamankan TPS agar tidak terjadi kecurangan. Karena tanda-tanda
kecurangan sudah mulai nampak saat ini. AHM mencurigai, ada upaya penggandaan
surat suara, form C dan B. “Kita harus berhati-hati, karena ada yang mengklaim
KPU milik mereka, punya sekretaris KPU. Sebab itu kita semua harus waspada
jangan sampai suara kita dirusak oleh orang-orang tak bertanggung jawab,”
urainya.
Sementara jurkam nasional dari DPP Partai Golkar, Ali
Ngabalin dalam kampantenya meminta masyarakat, mulai saat ini Sujud-Saja jangan
dipanggil calon, karena mereka secara pasti akan menjadi walikota dan wakil
walikota. Jika Sujud-Saja terpilih menjadi walikota dan wakil walikota akan
memperioritaskan menara-menara masjid dan pembangunan kedaton Sultan Ternate.
Ali mengungkapkan, apabila Sujud-Saja menjadi
walikota dan wakil walikota, maka AHM akan maju calon gubernur. AHM katanya,
adalah orang muda yang memiliki potensi, progresif untuk menjadi gubernur.
“Kalau anak muda menjadi gubernur, maka segala sesuatu cepat selesai, tidak
boleh pilih gubernur yang sakit-sakitan. Saya ingatkan, Sujud-Saja adalah pintu
masuk bagi AHM untuk maju calon gubernur 2017,” ajak Ali. (jun)
