Pemprov Dianggap Tak Disiplin Rancang Siklus Pembangunan

Diposting oleh On Friday, December 11, 2015



SOFIFI-Pemerintah Provinsi Maluku Utara dianggap tidak disiplin dalam merancang siklus perencanaan  pembangunan di Malut. Hal ini lantaran administrasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) belum memahami tentang kontrak proyek pembangunan sehingga dari segala aspek dapat tercove dengan baik.
Wakil gubernur Maluku Utara M Natsir Thaib mengaku, selama ini Pemprov Malut tidak disiplin merancang siklus perencanaan infrastruktur pembangunan, bahkan tidak tepat waktu. Seharusya kata Wagub, APBD induk Pemprov Malut disahkan dan mulai dilaksanakan dengan digodok perubahan anggaran. Begitu perubahan anggaran disahkan, langsung dipikirkan APBD induk tahun depan. "Ini baru cara kerjanya, jangan tiba saat tiba akal. Ini saya kantang-kontang saja," tegas wagub usai menghadiri kegiatan di Hotel Baulevard Kamis (10/12).  
Menurut wagub, PPK harus memahami masalah kontrak proyek pembangunan, sehingga segala aspek dapat tercover. Subtansi materinya masuk dan aspek hukumnya betul-betul tidak menghambat proses pembangunan. Namun kata wagub, hal ini tidak dilakukan sehingga kontrak terus direvisi, bahkan administrasi diotak atik. Semantara di lapangan harus berpacu dengan waktu. "Yang kita butuh dilapangan harus tepat waktu," jelanya.

Dikatakan, administrasi harus segera dibenahi, sehingga kerja sesuai aturan yang jelas, tidak ada alasan menyelesaikan pembangunan yang berjalan tepat waktu. Meskipun Provinsi Maluku Utara masuk dalam kategori kriteria prestasi, numun tinggal bagaimana harus mengisi implementasi berupa pelaksanaan infrastruktur pembangunan diisi dengan subtansi materi yang memiliki kontrak yang benar, sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan di lapangan dan daya serap anggaran yang cukup. "Ini kalau dilakukan, pekerjaan dilapangan tepat waktu," katanya.
Ditambahkan, Pemprov belum masuk perencanaan yang berkualitas, kerenan ketepatan waktu saja sudah molor. Untuk itu, siklus perencaan anggaran harus tepat waktu, dan perencanaan  pembangunan yang baik dan tepat waktu. "Untuk anggaran pembangunan Pemprov Malut sudah capai 50 persen," tandasnya. (din)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »