Enam Desa Halut-Halbar Dapat Pengamanan Khusus

Diposting oleh On Tuesday, December 08, 2015

AKBP Hendry Badar
TERNATE-Polda Maluku Utara akan melakukan pengamanan khusus bagi enam desa perbatasan Halmahera Utara dan Halmahera Barat pada Pilkada serentak 9 Desember 2015. Pengamanan khusus ini akan melibatkan satuan gabungan Polri BKO Brimob Mabes Polri dan Polda Maluku Utara dalam mengantisipasi sekaligus mencegah kemungkinan terjadi kisruh dan pro kontra meski secara administrasi telah diputuskan pemerintah pusat enam desa masuk Halmahera Utara. "Pengamanan enam desa khusus, terlebih TPS-TPS yang lain, karena dianggap rawan . Kita mencegah atau mengantisipasi adanya kerusuhan dan konflik di wilayah 6 desa," ungkap AKBP Hendry Badar, Kabid Humas Polda Malut, Senin (7/12).
Menurutnya, jumlah personil satuan gabungan akan memback up setiap TPS di wilayah 6 desa terdiri dari intelijen Polisi, Brimob dan Satuan Dalmas yang berjumlah sebanyak 90 personil. Pihaknya tidak akan segan-segan mengambil langkah tegas, namun tetap menjunjungi profesionalitas kerja sesuai prosedur apabila terjadi gangguan Kamtibmas saat jalannya pemungutan dan perhitungan suara di wilayah enam desa.
"Kita akan bertindak tegas dan profesional, apabila ada yang mengganggu jalannya pilkada di 6 desa. Kalau ada gangguan sehingga tersendat itu aparat akan bertindak tegas, secara profesional dan sesuai prosedur," tegasnya.

Hendry menambahkan, pihaknya masih tetap menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) hanya sebatas pengamanan. Sementara proses pemilihan secara teknis maupun pelanggaran pilkada lain merupakan tupoksi penyelenggara dalam hal ini Panwas dan KPU. "Kalau ada pelanggaran tindak pidana itu nanti Panwaslu, apabila prosesnya sudah sampai ke kita (polisi) baru kita tangani," tandasnya. (zs)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »