![]() |
| Ilustrasi pasien rumah sakit jiwa |
JAKARTA-Fasilitas
tenaga kesehatan jiwa di Indonesia tahun 2015, terdapat 167 psikiater konsultan
dengan melayani populasi 252.370.792 jiwa. Dari jumlah itu, penyebarannya pun
tidak merata dan tidak semua provinsi memiliki rumah sakit jiwa. Umumnya,
tenaga kesehatan jiwa di Indonesia memilih Jakarta sebagai tempat bekerja dan
jumlah peminat untuk merawat pasien penyakit jiwa juga kurang.
"Fasilitas Rumah
Sakit Jiwa (RSJ) di Indonesia juga belum memadai. Dari 34 provinsi di
Indonesia, hanya terdapat 26 provinsi yang memiliki RSJ yakni satu Rumah
Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) dan 33 RSJ Pemerintah dan 14 RSJ Swasta,"
ujar Kasubdit Keswa Anak dan Remaja Kementerian Kesehatan Lina Mngawe, Sabtu
(15/10).
Adapun delapan provinsi
yang belum memiliki RSJ yakni Kepulauan Riau, Banten, Gorontalo, Kalimantan
Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Maluku Utara dan Papua Barat. "Jadi
selama ini pasien yang sakit diterbangkan atau dokter yang diterbangkan, ini
jadi masalah. Selain itu tim medis ini kebanyakan berada di daerah Jakarta,
saya harap bisa tersebar di seluruh daerah tidak hanya seputar Jakarta
saja," katanya. (nnc)
