
SOFIFI-Wakil
gubernur
Maluku Utara M Natsir Thaib mengaku, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan
(APBD-P) tahun 2015, meski,
belum dibahas Badan Anggaran (Banggara) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah
(TAPD) Pemprov Malut,
namun
saat ini sudah ada kontrak proyek dari pihak ketiga sudah berjan. Bahkan sudah
dilakukan pencairan dua persen. Karena APBD-P Pemprov telah difinalisasi
Mendagri beberapa waktu lalu. "Ini tidak perlu dibahas Banggar
DPRD maupun TPAD, karena sudah ada persetujuan Mendagri," ungkapnya Rabu
(25/11).
Menurut
Wagub, saat ini Program APBD-P Pemprov Malut mulai berjalan, sebab telah
selesai difinalisasi Mendagri, dan program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
dapat melaksanakan
kegiatan sesui topuksi
masing-masing. Daftar Pembagian
Anggaran (DPA) telah dibagikan ke tiap SKPD. "Tidah
ada perubahan yang mendasar, terkecuali ada perubahan baru akan dicoba
lagi," katanya.
Wagub berharap, APBD-P kali ini dapat melanjutkan Program infrastruktur pembangunan yang telah dirancang Pemprov Malut, termasuk pembangunan Kota baru Sofifi yang menjadi prioritas Pemprov Malut. Sebab karena Sofifi merupakan ibukota Provinsi Malut. "Kita harap program infrastruktur pembangunan yang telah diprogramkan dapat berjalan dengan baik," harapnya. (din)