![]() |
| ilustrasi |
TIDORE - Terkait
penangkapan sejumlah aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Jakarta
saat mengikuti aksi pada 4 November lalu, hingga kini HMI cabang tidore
belum melakukan aksi mendukung saudaranya yang sementara di tahan oleh
polda metro jaya, namun bukan tidak prihatin terhadap saudara
seorganisasi di tahan namun masih menunggu instruksi Pengurus besar (PB)
untuk melakukan aksi serentak se indonesia.
"Rencana
Aksi namun masih menunggu instruksi dari PB untuk melaukan aksi
keprihatinan terhadap para kader dan sekjen yang sementara di tahan,
bahkan semua kader sudah siap, hanya menunggu waktu" Ungkap ketua HMI
Cabang Tidore Samaun Toduho.
Lanjutnya,
selaku kader HMI merasa menyesal atas tindakan penagkapan yang di
lakukan oleh aparat keplisian terhadap kader HMI yang berada di jakarta,
katena menurut informasi yang kami dapat bahwa penagkapan yang
dilakukan kepolisian tersebut tidak memenuhi standar Operasional
penangkapan yang ditetapkan mabes polri.
“kami meminta penegak hukum bahwa kader HMI bukan provokator sehingga harus melakukan penangkapan secara paksa,” katanya.
Lebih
lanjut pria yang di sapa odan ini dalam waktu dekat HMI Akan melakukan
konsolidasi kepada seluruh okp yang ada di kota Tikep untuk bersama -
sama dalam melakukan aksi pada tanggal 25 november yang di lakukan di
seluruh indonesia.(pul)
