Survey IDM, Amin-Jaya Menang di Halsel

Diposting oleh On Friday, December 04, 2015



TERNATE-Hampir semua lembaga survey, termasuk survey internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menampatkan pasangan calon nomor urut 1, Amin Ahmad dan Jaya Lamusu (Amin-Jaya) selalu unggul. Hasil survey terakhir dari Lembaga Survey dan kajian politik "Indonesia Development Monitoring (IDM), Amin-Jaya memiliki tingkat elektabilitas tertinggi dari tiga kandidat Paslon lain.
Survey IDM yang dilaksanakan sejak 10 Oktober hingga 30 November 2015, tingkat elektabilitas pasangan nomor urut 1, Amin-Jaya paling tertinggi yakni 33,67 persen. Disusul pasangan nomor urut 4, Bahrain Kasuba-Iswan Hasjim (BISA) 28,15 persen, Ponsen-Sagaf (PAS) 24,61 persen. Sementara pasangan Rusihan-Benny hanya 9,97 persen. Sementara responden yang belum menentukan pilihan (swing voters) sebesar 5,60 persen
Dengan persentase tingkat keterpilihan ini, Direktur survey dan analisis data IDM, Sutisna memastikan pertarungan Pilkada serentak di Halsel akan dimenangkan pasangan nomor urut 1, Amin-Jaya. Kecenderungan Amin-Jaya mayoritas dipilih karen faktor popularitas dan program yang ditawarkan sesuai dengan harapan masyarakat Halmahera Selatan.

Sementara pasangan calon yang tingkat keterpilihannya rendah karena isu-isu negative yang menerpa mereka seperti korupsi, keterlibatan mengatur birokrasi, moral kepribadian serta anggapan belum mapan dalam memimpin Halmahera Selatan 5 tahun kedepan. Yang menjadi populasi dalam survey ini, seluruh warga negara yang berdomisili di kabupaten Halmahera Selatan dan mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum.
IDM hanya menetapkan 5.000 orang yang tersebar di 30 kecamatan sebagai sampel, tetapi yang berhasil dianalisa hanya 4987 sample. Pemilihan sample menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error 2,9 persen Responden yang terpilih, kemudian diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Kualitas kontrol terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 42 persen dari total sampel oleh supervisor, yakni kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam kualitas kontrol tersebut tidak ditemukan kesalahan berarti. (rdx)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »