Harga Bumbu Mulai Bergerak Naik

Diposting oleh On Tuesday, December 08, 2015



TERNATE-Menjelang Natal dan tahun baru, harga bumbu dapur seperti tomat, cabe dan jeruk mulai bergerak naik. Kenaikan ini diakibatkan kekurangan pasokan karena terbentur transportasi. Mimit, pedagang mengaku, harga bumbu dapur mengalami kenaikan karena stok pasokan yang berasal dari Tidore, Bacan dan Jailolo habis di pasaran. “Manado sekarang minta jeruk dari Ternate, karena di Manado saat ini sudah langka,” ungkapnya.
Dijelaskan, harga tomat saat ini mencapai Rp. 20 ribu per kilogram menjadi R.25 ribu hingga Rp. 30 ribu. Cabe sebelumnya berkisar antara Rp. 40 ribu hingga Rp. 50 ribu naik menjadi Rp. 70 ribu hingga Rp. 80 ribu. sementara harga cabe kriting masih stabil pada kisaran Rp. 25 ribu hingga Rp. 30 ribu.
Kenaikan dratis terjadi pada jeruk dan bawang. Harga jeruk sebelumnya Rp. 40 ribu hingga Rp. 45 ribu, naik menjadi Rp. 60 ribu hingga Rp. 70 ribu per kilogram. Bawang merah dari Rp. 20 ribu naik menjadi Rp. 30 ribu per kilogram. Sedangkan minyak kelapa justru turun dari Rp. 15 ribu menjadi Rp. 12 ribu per kilogram.

Pedagang rata-rata mendatangkan cabe dan tomat dari Manado dan bawang dari Surabaya. Namun karena costnya tinggi, belum termasuk biaya bongkar muat menyebabkan harga mengalami kenaikan untuk menyesuaikan harga daerah asal. (nod)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »