LABUHA-Pasangan calon bupati
dan wakil bupati Halmahera Selatan nomor urut 1, Amin Hi Achmad dan Jaya Lamusu
(Amin-Jaya) dipastikan menjadi bupati dan wakil bupati karena berdasarkan data
form C1 yang dirilis devisi data dan IT, Amin-Jaya menang telak Pilkada
Halmahera Selatan.
Ketua tim divisi data dan IT Amin-Jaya, M.
Sadik Karim mengatakan, sesuai rekapitulasi form C1, pasangan nomor urut 1 Amin-Jaya
meraih memperoleh suara terbanyak dari tiga pasangan calon lainnya. “Data form
C1 sudah masuk 100 persen dari 373 TPS, 249 desa dan 30 kecamatan,” jelasnya.
Berdasarkan data rekapitulasi form C1,
pasangan Amin-Jaya meraih suara terbanyak yakni 45.339 suara atau 38,30 persen,
disusul pasangan nomor urut 4 Bahrain Kasuba-Iswan Hasjim (Bisa) 40.580 suara
atau 34,28 persen. Pasangan nomor urut 2, Ponsen Sarfa-Sagaf Hi Taha (Ponsen-Sagaf)
memperoleh 21.403 suara atau 18,08 persen dan pasangan nomor urut 3 Rusihan
Jafar-Beny Paulus Parengkuan (Rusihan-Beny) yang menempati urut paling butut dengan
memperoleh 11.057 suara atau 9,34 persen.
Meski begitu, jumlah partisipasi pemilih
untuk pilkada Halsel hanya sekitar 68 persen dengan jumlah perolehan suara sah
berdasarkan data form C1 sebanyak 118.378 suara. Dikatakan, dengan data rekapitulasi
masing-masing pasangan calon menunjukan pasangan calon nomor urut 1 Amin-Jaya
menjadi pemenang Pilkada Kabupaten Halsel. “Ini data riil berdasarkan hitungan
tingkat TPS,” ujarnya. Pihak Amin-Jaya meyakini, data perolehan suara ini tidak
akan berubah pada rekapitulasi ditingkat KPU sebab data tersebut riil sesuai
dengan fakta lapangan.
Secara terpisah, calon bupati Halsel nomor
urut 1, Amin Hi Achmad menghimbau agar masing-masing pasangan calon tetap
menahan diri dan sama-sama mengikuti proses ini dengan aman dan damai. “Semua
pihak mari tetap menahan diri dan mengikuti proses dengan aman dan damai. Saya
yakin kita semua sudah sangat dewasa dalam berpolitik,” tandasnya.
Pihaknya minginstruksikan kepada seluruh tim
dan relawan serta simpatisan agar terus mengawal proses ini sehingga berjalan
sesuai fakta lapangan. Kepada penyelenggara diminta netral dan memperlakukan pasangan
calon sama dan setara serta bekerja sesuai koridor ketentuan serta fakta-fakta
yang ada. Begitu juga kepada aparat kepolisian, diminta mengawal pelaksanaan
dan tahapan yang berjalan ini dengan baik sehingga prosesnya dapat berjalan
aman dan damai.
“Kepada seluruh masyarakat Halsel, saya menyampaikan
ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan sehingga pasangan Amin-Jaya
dapat meraih perolehan tertinggi dapat mengemban amanah sebagai bupati dan
wakil bupati Halsel lima tahun kedepan.
Sementara itu, pasangan calon nomor urut 2, Ponsen-Sagaf
melalui Ketua tim pemenangan, Likur A Latif mengatakan, berdasarkan hasil real
count ditingkat TPS tim pasangan Ponsen-Sagaf menunjukan pasangan nomor urut 1,
Amin-Jaya meraih perolahan suara tertinggi. “Fakta di lapangan menunjukan bahwa
pasangan nomor urut 1, Amin-Jaya meraih suara terbanyak,” ujarnya pada
konfrensi pers yang berlangsung Kamis (10/12). Selaku sekretaris tim pemenang
Ponsen-Sagaf sekaligus ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Halmahera Selatan,
menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan yang diraih Amin-Jaya.
Ia meminta semua pihak menerima kemenangan
ini dengan soportifitas yang tinggi. “Saya selaku ketua Partai Gerinda Halmahera
Selatan mengajak kepada semua pihak supaya menerima kemenangan ini dengan besar
hati dan semangat suportifitas yang tinggi,” imbuhnya. Kemenangan yang
diperoleh Amin-Jaya kata Likur, adalah kemenangan rakyat Halsel yang
menginginkan adanya perubahan di daerah ini yang lebih baik dari sebelumnya. “Mari
kita songsong pemerintahan yang baru lewat kemenangan pasangan ini,” tandasnya.
Sebagai masyarakat Halmahera Selatan, Ketua
fraksi Gerindra itu mengatakan, masyarakat Halmahera Selatan perlu mensyukuri
kemenangan ini sebab kedepan akan punya pemerintahan yang baru. “Tinggal kita
menunggu realisasi yang disampaikan pada saat kampanye,” ujarnya. Kepada
penyelenggara, pihaknya mengajak agar dapat melaksanakan proses ini hingga
penetapan nanti sesuai dengan koridor ketentuan yang berlaku. Pengawas Pemilu
harus memperketat pengawasan sehingga proses akhir nanti sesuai dengan pilihan
rakyat. (wan)
