Mikrolet Hantam Truk, Satu Tewas

Diposting oleh On Sunday, October 16, 2016 with No comments

Ilustrasi
TERNATE-Sehari setelah kebakaran speedboat Bintang Fajar yang menewaskan 6 orang, Minggu (17/10) pagi, sebuah mikrolet angkutan kota menabrak sebuah truk di jalan Pemuda Koloncucu, Ternate Utara, tepatnta di jalan Batu Angus Kelurahan Tafure, Ternate Utara sekitar jam 07:00 WIT.
Peristiwa ini bermula dar mikrolet ST 100 warna biru bernomor Polisi DG 1398 KU yang dikendarai Iwan Kailul, menghantam sebuah truk warna kuning bernomor Polisi DG 8076 MU  yang sedang parkir. Dalam kejadian ini, Asril Buamona, warga asal Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula yang duduk samping sopir meninggal dunia.
Kejadian naas ini bermula, mobil mikrolet melaju kencang dari arah utara. Sampai di Tarau, menyenggol seorang pejalan kaki. Lantas sopir mencoba melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Menurut Ali Umar (53), suami Elidar (49)  yang disenggol mikrolet mengatakan, saat itu istrinya ke warung samping mushollah membeli sabun.
Saat hendak bersiap-siap menyeberang jalan, mikrolet dari arah utara menyenggol bahu kanan Elidar hingga terjatuh. Isterinya lantas berteriak minta tolong, sopir mikrolet bukannya berhenti, malah tancap gas melarikan diri. Diduga dengan kecepatan tinggi, sopir tak bisa mengendalikan kendaraan dan menabrak truk yang parkir di pinggir jalan. “Untung saat kejadian, jalan belum ramai,” ujar Navisa yang menyaksikan kejadian itu.
Kasat Lantas Poles Ternate AKP Didik Suhartanto saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah megamnakan Iwan kalilul serta barang bukti berupa mobil mikrolet. "Iwan mengalami luka lecet bagian wajah dan kaki dan dilarikan ke RSI. Yang bersangkutan sudah kita tahan di Polres untuk pemeriksaan Senin, (17/10),” ujar Didik.
Menurutnya, kecelakaan itu sopir dalam kondisi mabuk minuman keras sehingga tidak bisa mengontrol laju kendaraan. Sebab itu, Iwan dijerat Pasal 310 Ayat 4 UUD Nomor 22 Tahun 2010 dengan ancaman 6 tahun penjara, kerena lalai mengakibatkan orang meninggal dunia. Sementara jenazah Asril Buamona, telah dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di Desa Nahi, Kabupaten Kepulauan Sula menggunakan KM Bunda Maria untuk dikebumikan.  (zsm)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »