Pansus II DPRD Ternate Sidak Ruang Terbuka Hijau

Diposting oleh On Saturday, October 22, 2016 with No comments

TERNATE-Panitia khsusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate melakukan inspeksi mendadak (sidak) ruang terbuka hijau (RTH) yang dikelola Dinas Tata Kota dan Pertamanan (DTKP) Kota Ternate. Sidak dilakukan dibeberapa lokasi, di antaranya RTH Taman Nukila dan RTH Belakang Benteng Ternate. Ketua Pansus II DPRD Kota Ternate, Zainal H, Hasan mengatakan, pimpinan bersama anggota pansus II DPRD melaksanakan sidak dalam bentuk on the spot masing-masing RTH yang tersebar dibeberapa lokasi dalam wilayah Kota Ternate.
“Tujuan kami melakukan on the spot di tiap-tiap ruang terbuka hijau untuk dianggarkan tahun 2017, bisa diproyeksikan masuk dalam APBD,” katanya menjawab di ruang makan Kamis, kelurahan Gamalama, Ternate Tengah, Jumat (21/10). Lahan yang sementara dikelola DTKP menurut Zainal, ruang terbuka hijau kurang lebih 30 persen dari luas lahan yang ada di Kota Ternate diperuntukan RTH. “Baru setengah persen lebih yang dikelola dari 30 persen itu,” ungkapnya.
Karena itu lanjutnya, pemerintah daerah diharapkan khususnya Dinas Tata Kota mengoptimalkan tujuan ruang terbuka hijau, selalu focus beberapa obyek atau beberapa lahan yang bisa dijadikan paru-paru atau jantung Kota Ternate.
Pansus II DPRD menaruh harapan pada pembuatan dan penyelesaian ruang terbuka hijau sesuai amanat peraturan perundang-undangan. “Kedepan dikhawatirkan jangan sampai anggaran 2017 sudah diproyeksikan dalam bentuk APBD terus yang lainnya belum masuk,” paparnya.
Karena itu lanjut Zainal, dalam perencanaan sebagaimana dokumen perencanaan yang telah diserahkan pansus II DPRD. “Nanti kita lihat dan lebih mendalami, hal-hal mana yang belum terakomodir bisa kita inkludkan dalam Ranperda yang sementara kita bahas itu,” jelasnya.
Pansus II DPRD Kota Ternate yang melakukan on the spot pada RTH Taman Nukila dan RTH Belakang Benteng, yaitu Zainal H. Hasan, H. Djadid Ali. H. M. Iqbal Ruray, Muzakir Gamgulu, M. Fahrial Yunus Abbas, Husni Bopeng, Heny Sutan Muda, Nurlela Syarif, Muzakir Dodaradaga, Hasan Luhulima, H. Sudirman Irwan, Mochdar Bailussy, Ade Bangkola, Djohar Abdul dan Masri Anwar Tuara. (dbs)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »