SANANA-Untuk mengantsipasi
gangguan listrik, PLN Ranting Sanana, kabupaten Kepulauan Sula akan menggunakan
jaringan fiber expres. Dengan fiber expres menurut kepala PLN Ranting Sanana, Ibrahim
Soleman memastikan pemadaman listrik akan berkurang. “Sekarang kita gunakan
jaringan fiber expres agar lebih bagus,” kata Ibrahim melalui telepon Minggu
(23/10).
Menurutnya,
pemadaman listrik sering terjadi akibat gangguan satu mesin di Waikalopa,
kecamayan Sanana Utara. Selain itu pihaknya sementara melakukan pemasangan
jaringan, sehingga mesin dimatikan serta gangguan alam menyebabkan pemadaman. “Kalau
tidak ada gangguan alam tidak akan ada pemadaman. Sedangkan pemadaman setiap
Sabtu dan Minggu karena 1 mesin rusak,” ujarnya.
Setelah memasang
fiber expres dan alat bantu yang didatangkan dari Ternate, Ibrahim menjamin
tidak akan mati lampu. “Kalau sudah dipasang jaringan fiber expres dan alat
baru tidak lagi terjadi pemadaman keseluruhan, sebab sudah ada titik-titik yang
dipasang, mati lampu hanya di titi-titik yang bermasalah saja,tidak semua mati
lampu. Saya ingin gunakan jaringan fiber expres supaya lebih bagus,” urainya.
Ia mengaku kedepan
tidak lagi terjadi pemadaman listrik, karena sudah ada alat baru yang akan
dipasang. Masyakat diminta bersabar, karena Ibrahim mengaku baru menjabat kepala
PLN. “Saya berusaha sebaik mungkin, saya bukan orang Sanana tetapi saya akan
melakukan yang terbaik untuk masyarakat,” janjinya.
Sementara untuk
jaringan di desa Fuata dan Wainib, pekan depan sudah dapat dikerjakan, sebab
tenaga 10 tenaga kerja yang ada sudah siap tempur. “Saya ada bawa kontraktor yang
beranggotakan 10 orang untuk operasi jaringan Fuata dan Wainib, ungkapnya.Ibrahim
menambahkan, selama 13 tahun masyarakat dua desa belum menikmati listrik, kini jaringan
listrik akan masuk dua desa ini. ”Kalau desa-desa lain akan dikerjakan tahun 2017,”
ujarnya. (sdl)
